Apple Rilis Free Voiceover Kit Bagi Shuffle 3G

Nuansa Polnes/CALIFORNIA: Apple baru saja merilis voiceover Kit 17MB, aplikasi update ini ditujukan bagi perangkat iPod shuffle generasi ketiga.

Dilansir melalui Softpedia, Minggu (12/4/2009), aplikasi ini hanya bisa didapat melalui mekanisme Software Update Mac OS X, tidak bisa diunduh hanya dengan installer pada situs Apple.

iPod shuffle terbaru yang muncul di pasaran pada pertengahan Maret lalu diklaim oleh Apple sebagai "pemutar musik pertama yang dapat berbicara pada Anda".

Dengan penambahan aplikasi baru serta tambahan suntikan teknologi Mac OS X, VoiceOver bagi Shuffle 3G, Apple semakin mengokohkan posisi sebagai inovator dalam produk pemutar musik.

Dengan aplikasi terbaru, iPod shuffle menjadi tampil lebih brilian. Ketika Anda ingin mengetahui judul lagu atau penyanyi atau ingin mendengarkan lagu yang diinginkan Anda hanya perlu menekan tombol voiceover.

Fitur tambahan berupa voiceover ini dapat memberitahukan nama artis dan judul lagu, bahkan mengingatkan Anda ketika iPod Shuffle perlu segera di charge.

Perlu Anda ketahui, suara pada voiceover akan berbeda-beda bergantung pada sistem komputer yang digunakan ketika Anda men-Sync shuffle.

Contohnya, jika Anda men-sync shuffle dengan PC Windows atau Mac OS X Tiger, pada Voiceover Kit Anda akan mendengar suara berbahasa Inggris, begitu juga dengan jika Anda menggunakan Mac OS X Leopard, hal ini karena pada kedua sistem operasi tersebut sudah terdapat English voice built in.

Hebat bukan, maka dari itu jika ingin lebih bangga dengan kemampuan shuffle 3G Anda, pastikan aplikasi baru ini tertanam pada perangkat tersebut. (srn)

kikin

Sumber: Okezone

Selengkapnya...

Ingatan Baik Datang Ketika Suasana Hati Sedang Buruk

Nuansa Polnes/SYDNEY: Tentu menyebalkan jika mendengar seseorang menggerutu, suasana hati mereka menjadi tidak baik karena mengeluhkan cuaca yang buruk, sebal dengan kemacetan, asap rokok atau hal lain.

Namun beruntungnya, orang-orang yang sedang dalam kondisi seperti ini memiliki kemampuan mengingat hal-hal detil lebih baik. Demikian keterangan yang dilansir dari Telegraph, Minggu (12/4/2009).

Tim peneliti dari University of New South Wales memanfaatkan data dari agen berita Sydney untuk menguji apakah suasana hati dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengingat hal-hal kecil.

Mereka menempatkan sepuluh benda kecil di suatu counter toko, termasuk mainan meriam, miniatur bus berwarna merah, dan celengan babi. Setelah itu peneliti menanyakan benda-benda apa saja yang diingat oleh para pengunjung toko ketika mereka berada di counter.

Joseph Forgas, ketua tim riset ini mengatakan para pengunjung dapat mengingat tiga benda ketika cuaca sedang dingin, berangin, dan hujan. Pada saat pengujian tersebut, diperdengarkan musik klasik yang menggambarkan suasana suram dan mendung.

Para pengunjung yang datang ke toko pada saat cuaca hujan nampak sulit mengingat benda-benda yang ada.

"Kami menyimpulkan, suasana hati negatif karena cuaca buruk meningkatkan kemampuan mengingat hal,' ujar Forgas. "Para pengunjung toko dengan suasana hati yang buruk memperlihatkan kemampuan mengingat dan membedakan hal dengan lebih baik," tambahnya.

Hal ini karena dalam suasana hati yang buruk, seseorang akan memusatkan perhatian pada keadaan sekelilingnya. Selain itu, pada keadaan seperti ini seseorang akan memiliki cara berpikir yang lebih dalam dan hati-hati.

Sementara Suasana hati yang gembira cenderung membuat seseorang kehilangan fokus dan memunculkan rasa percaya diri yang berlebihan serta cepat lupa. (srn)

kikin

Sumber: Okezone

Selengkapnya...

Berdansa Membuat Anda Jadi Lebih Muda

Nuansa Polnes/LONDON: Khawatir ketika mulai memasuki usia senja? Berdansalah, maka Anda akan merasa bahagia dan seperti muda kembali.


Ini bukan sekedar cerita dongeng, namun telah dibuktikan oleh riset yang dilakukan di Queen's University Belfast. Para peneliti menemukan bahwa berdansa dapat memberikan efek yang baik bagi para manula. Hal ini karena gerakan dansa dipercaya dapat meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan psikologis serta memperlambat proses penuaan.

"Berdansa dapat menggiring seseorang ke dalam memori tentang masa lalu, sekarang dan masa depan, ini bisa menjadi terapi bagi para manula saat mulai memasuki usia senja," ujar Dr Jonathan Skinner seperti yang dilansir dari Times of India, Minggu (12/4/2009).

Berdansa memberikan kenyamanan dan membuat seseorang fokus terhadap dirinya sendiri. Gerakan dansa menghindari terjadinya isolasi sosial dan membantu menyembuhkan rasa sakit dan nyeri berhubungan dengan proses penuaan.

"Selain itu, seseorang menjadi lebih luwes dalam bergaul karena dengan berdansa kita dibawa kepada suasana kebersamaan dalam suatu komunitas yang solid, toleran dan pengertian," ujar Skinner.

Para peneliti mendapatkan kesimpulan ini setelah melakukan survei terhadap para manula Irlandia Utara serta di daerah Blackpool dan Sacramento, Amerika Serikat. (srn)

kikin

Sumber: Okezone

Selengkapnya...

Lencana Facebook